Wednesday, January 27, 2010

Luka Hati

Ku merenung seorang diri
Memikirkan apa yang sebenarnya terjadi

Hati ini terasa sangat perih
hanya karna tertusuk
setangkai mawar yang indah
Bunga itu tlah menusuk hatiku
hingga tetesan kesedihan
membangunkan jiwaku
yang tlah terlena
oleh kenikmatan cinta

Darah yang keluar dari hatiku
membuat jiwa-jiwaku yang terpendam
muncul menjadi kobaran api
yang mampu membakar
jiwa-jiwa yang tak berdaya

Luka itu pun membuat hatiku beku
menjadi es abadi
yang tak dapat dicairkan oleh api asmara

Hatiku bagai badai
yang berkecamuk hingga merobohkan jiwaku
Luka hati yang kau buat
membuatku tak berdaya

Jiwa, tubuh, serta perasaan
jadi tak terkendali
Lalu bagaimana aku menghadapinya???
Apakah aku harus slalu menyendiri?
Aku…

No comments:

Post a Comment