Ku merenung seorang diri
Memikirkan apa yang sebenarnya terjadi
Hati ini terasa sangat perih
hanya karna tertusuk
setangkai mawar yang indah
Bunga itu tlah menusuk hatiku
hingga tetesan kesedihan
membangunkan jiwaku
yang tlah terlena
oleh kenikmatan cinta
Darah yang keluar dari hatiku
membuat jiwa-jiwaku yang terpendam
muncul menjadi kobaran api
yang mampu membakar
jiwa-jiwa yang tak berdaya
Luka itu pun membuat hatiku beku
menjadi es abadi
yang tak dapat dicairkan oleh api asmara
Hatiku bagai badai
yang berkecamuk hingga merobohkan jiwaku
Luka hati yang kau buat
membuatku tak berdaya
Jiwa, tubuh, serta perasaan
jadi tak terkendali
Lalu bagaimana aku menghadapinya???
Apakah aku harus slalu menyendiri?
Aku…
No comments:
Post a Comment