Ketika pertama kita bertemu
Itulah saat munculnya aroma kehidupan dari kesadarannya
Itulah nada magis pertama yanng dipetik
dari dawai perak hati manusia
Itulah benih yang ditabur oleh Venus
dari tempat yang tinggi
Untaian waktu datang dengan tenang
Menyapa kita di pagi hari dan....
menelan kesunyian di malam kelam
Dalam segelintir waktu....
Engkau datang dengan senyum pelangi kehidupan
Aroma magis dawai kehidupan terasa sangat manis
Tapi.....
Aroma kehidupan itu telah membusuk
ditelan oleh penghianatan
Nada magis sudah tak terdengar
Dan benih cinta yang ditabur sang Dewi
membusuk di dalam hati
Atas nama cinta yang menyatukan jiwa
Ku relakan engkau pergi
Dan biarkanlah aku berkumpul dengan
hatiku yang merana
Bebaskan diriku dari mimpiku
Mungkin itu yang terbaik untuk kita
No comments:
Post a Comment